1 Oktober 2013

[TS] Senin yang Lancar dan Mendung

Selamat pagi, Comrades!

Maaf baru bisa sekarang menulis tentang entry kemarin. *basiii*

Seperti yang saya janjikan sebelumnya, akan terus mencoba update blog, setidaknya dengan menulis cerita perjalanan berangkat kerja dan/atau pulang kerja. Tujuannya adalah agar saya tetap produktif menulis dan tetap melatih diri untuk peka terhadap situasi sekitar, sebagaimana seorang jurnalis yang biasanya memiliki sense of news tinggi.

Hari ini saya agak terlambat berangkat ke kantor. Bukannya kenapa-napa, saya agak tepar malam sebelumnya: sibuk menyetrika 3 ember besar pakaian, mulai maghrib sampai pukul 23 malam, plus menjahitkan (manual) badge sekolah anak sulung saya. Sebenarnya subuh saya bangun. Biasalah, untuk ibadah. Tapi usai itu (dan setelah si sulung berangkat sekolah) saya tidur lagi. Hahaha.. So, jadilah saya baru bangun lagi pukul 07.13, sedangkan jam kantor saya adalah 08.00WIB. *Wadaw! So much for wanting to be punctual* ^_^

Jadilah saya baru berangkat dari rumah (Pondok Cabe) pukul 08.00, dengan "asisten", alias ojek. Hehehe.. Lebih cepat, walaupun harus membayar cukup mahal--Rp70.000 sekali jalan. Harga yang, menurut saya, layak, mengingat jarak tempuhnya 25km dari Pondok Cabe - Benhil dan bukan jalur sepi pula. Malahan, jalur luar biasa ramai dan butuh ojek yang cekatan serta gesit untuk menaklukkan jalanan. Bagusnya, meski saya bertubuh tinggi besar, para tukang ojek tetap suka membawa saya dengan motor mereka. Salah satunya dikatakan Pak Min beberapa minggu lalu, "Untung Ibu enak dibawa manuvernya. Ngga kaku dan ngga kagokan, jadi ngga berat bawa motornya biarpun jaraknya jauh."

Syukurlah. Setidaknya saya meringankan kerja. Pak Ojek dan tidak berlebihan membebani mereka selain skala kiloan badan saya saja. Wekekekekek..

Pagi ini, bukan Pak Min yang mengantarkan saya. Semua langganan saya (ada 3 orang, termasuk Pak Min) sedang ada sewa dan mengantarkan pelanggannya masing-masing pada jam yang sama. Akhirnya saya diantarkan "orang baru"--maksudnya baru sekali ini mengantarkan saya ke kantor.

Jam sudah menunjukkan waktu 08.11 WIB ketika akhirnya saya keluar dari rumah. Melintasi jalanan kompleks menuju Jl. Raya Kemiri. Saya kira akan macet berat di pertigaan UT. Ternyata tidak. Malahan relatif lancar. Motor berbelok ke arah Cirendeu. Cemas akan macet di daerah pertigaan Pisangan, eeeh ternyata nggak. Perjalanan kami terus lancar. Agak tersendat di daerah Sevel Cirendeu dan mesjid yang gak kelar-kelar pembangunannya (At-Taubah). Selepas SMAN 8 Tangsel/SMPN 2 Tangsel perjalanan kembali lancar. Mulai macet di daerah SPBU tikungan Poncol (jalan menurun) sampai jembatan dan tanjakan Tamarind Lane/Bebek Slamet Cirendeu.

Berbelok ke kiri, saya minta Pak Ojek lurus ke Lebak Bulus. "Jangan lewat Adhyaksa, Pak. Perempatan Giant Lb Bulus - Pondok Indah biasanya macet," kata saya. Pak Ojek manut. Dia langsung paham kalau saya minta lewat Pondok Pinang - Kby Lama. Jalur Lebak Bulus selepas Sespolwan ternyata ramai lancarr.. Kami meluncur tanpa sulit sampai rambu lampu perempatan Deplu/Bintaro Veteran. Lanjut lagi, lancar, hingga di pertigaan Muhi, macet seperti biasa. Sisanya, lancar terus, sampai pertigaan Tanah Kusir mulai padat merayap lagi.

Nah, di area ini ada sesuatu yang eye-catchy buat saya. Yaitu, motor ini (lihat gambar). Jujur, saya ini buta otomotif, bukan tipe perempuan yang bisa langsung mengenali merk motor/mobil tertentu. Malahan saya mah dudul pisan soal itu, kalah sama anak saya yang bungsu. Hihihi.. Tapi saya sempet melirik merk motornya ini: Yamaha. Aha! Entah ini custom atau memang ada modelnya begini, nanti saya tanya ah sama adik ipar. Maklum, adik ipar saya orang Yamaha. ^_^  Kalau dilihat logonya sih, sepertinya tertulis X-Ride atau apa gitu ya..  Hmmm..

Sayangnya, ngga sampai jauh beiringan motornya. Dia keburu belok ke arah Gandaria, sedangkan saya lurus terus ke arah Stasiun Kby Lama - Pakubuwono.

Alhamdulillah sisa perjalanan sampai ke kantor pagi itu lancar jaya. Area Senayan yang biasanya antre kayak bebek, ternyata lancar, nyaris ngga ada mobil satupun berbelok ke arah Farmasi/Benhil demi menghindari 3 in 1. Tak hanya itu, cuaca juga bersahabat banget. Mendung dan sejuk. Biasanya kan mendung itu diiringi hawa gerah yang nyata. *halah* Namun kali ini mendung tidak membuat pundung (ngambek) karena keringat tak sampai menggunung. -- euh, emangnya bisa keringat bisa menggunung ya? ^_^ Malahan driver baru kami (KMP) sempat berkomentar, "Cuacanya betul-betul enak, Bu. Matahari sedang diskon, 50 persen, jadi ngga panas seperti kemarin-kemarin." Hihihihi...

Oh ya, setiba di kantor, saya langsung berpapasan dengan tukang mi pangsit favorit saya: Pak Kumis. Hohoho.. Tak ayal, saya segera memesan dunk!

Ha! Begitulah saya mengawali hari Senin kemarin. Keren banget ya? Senin gituloh, yang biasanya macet m*ncret luar binasa, eeeh ternyata bisa lega dan memesona. *lebay* ~ nyahaaa..

Bagaimana dengan Senin-mu kemarin, Comrades?

2 komentar:

bisotisme.com mengatakan...

Yamaha X-ride, keluaran matic terbarunya yamaha teh :)

Nina Razad mengatakan...

@ Bisot: Nah bener berarti yak, Yamaha X-Ride. Naksir modelnya euy.. Dinamis banget.. *ngiler*